Ini Dia Manfaat Faktur Pajak Untuk Anda

Sebelum mangulas lebih jauh tentang manfaat serta jenis- jenis faktur pajak, sudahkah Sobat Klikpajak menguasai apa itu Faktur dan sudahkah untuk melakukan pelaporan pajak online?


Banyak orang yang menyangka Faktur ini merupakan sama dengan faktur penjualan ataupun invoice.

Sementara itu, kedua sebutan ini mempunyai perbandingan yang sangat signifikan.

Faktur Pajak merupakan fakta pungutan pajak PKP yang melaksanakan penyerahan Benda Kena Pajak( BKP) ataupun penyerahan Jasa Kena Pajak( JKP).

Di mana, kala PKP menjual benda ataupun jasa kena pajak, PKP wajib menerbitkan Faktur selaku ciri fakta dirinya sudah memungut pajak dari orang yang sudah membeli benda/ jasa kena pajak tersebut.

Butuh dikenal pula kalau BKP/ JKP yang diperjualbelikan sudah dikenai bayaran pajak tidak hanya harga pokoknya.

Tidak hanya itu, faktur ini terbuat buat tiap penyerahan BKP serta/ ataupun JKP, ekspor BKP tidak berwujud, serta ekspor JKP.

Guna Faktur Pajak ataupun eFakturPajak

Dengan terdapatnya Faktur Pajak, hingga PKP mempunyai fakta taat hukum dengan sudah melaksanakan penyetoran, pemungutan sampai pelaporan SPT masa PPN cocok dengan peraturan perundang- undangan PPN yang berlaku.

Faktur pula selaku perlengkapan bantu kala auditor mengecek pajak yang dibayarkan PKP.

Faktur jadi bagian dari tanggungan PKP yang wajib ditunaikan supaya terjalin transparansi perpajakan.

Dikala ini pemerintah sudah meluncurkan eFakturPajak buat terus menjadi mempermudah dalam pembuatamenghindari penerbitan Faktur Pajak fiktif.

Tipe Faktur Pajak ataupun eFakturPajak

Faktur ini sendiri terdiri dari sebagian tipe cocok dengan gunanya, ialah:

1. Faktur Pajak Standar

Faktur ini berupa kuarto yang terbuat cocok dengan ketentuan yang berlaku serta penuhi ketentuan resmi ataupun material. Faktur ini sangat sedikit wajib muat:

Nama, Alamat, serta NPWP yang melaksanakan penyerahan ataupun pembelian BKP ataupun JKP.

Data tipe Benda ataupun Jasa, Jumlah harga jual ataupun penggantian, serta potongan harga.

PPN serta PPnBM yang dipungut.

Kode, No seri serta bertepatan pada pembuatan faktur, dan

Nama, Jabatan, serta ciri tangan yang berhak.

2. Faktur Pajak Gabungan

Faktur Pajak buatan PKP meliputi seluruh penyerahan BKP ataupun JKP sepanjang satu bulan takwim kepada pembeli ataupun penerima benda kena pajak yang sama.

Bila pembayaran dicoba saat sebelum penyerahan BKP/ JKP ataupun pembuatan faktur pajak gabungan, hingga pada dikala diterima pembayaran dicatat di dalam faktur.

Jadi sepanjang satu bulan, bisa dikenal benda apa saja yang dijual ke konsumen dengan dicatat secara gabungan ke dalam faktur.

3. Faktur Pajak Sederhana

Faktur ini diterbitkan PKP yang melaksanakan penyerahan BKP/ JKP kepada pembeli BKP/ JKP yang tidak dikenal secara lengkap identitasnya atas penyerahan BKP/ JKP.

Faktur tipe ini diserahkan dalam wujud sobekan kecil semacam karcis, bon kontan, ataupun faktur fakta penjualan.

Faktur tipe ini tidak bisa digunakan pembeli BKP ataupun penerima JKP selaku dasar buat pengkreditan Pajak Masukan.

Dalam pembuatan faktur ini sangat sedikit wajib muat:

Nama, alamat, serta NPWP yang menyerahkan BKP ataupun JKP.

Tipe serta kuantum BKP ataupun JKP yang diserahkan.

Jumlah Harga Jual ataupun Peggantian yang telah tercantum pajak ataupun besarnya pajak dicantumkan secara terpisah.

Bertepatan pada pembuatan Faktur Simpel.

4. Faktur Pajak Cacat

Faktur yang tidak diisi dengan lengkap serta jelas ataupun ada kesalahan dalam pengisian kode serta no seri. Faktur ini bisa dibetulkan dengan faktur pengganti.

5. Faktur Pajak Pengganti

Faktur ini selaku pengganti buat mengoreksi apabila terjalin ketidaksesuaian laporan dengan realitas.

Misalnya jumlah benda lebih banyak sehingga nominal pajak yang wajib dibayarkan pula berganti.

6. Faktur Pajak Batal

Faktur yang sudah diterbitkan pula dapat dibatalkan.

Penyebabnya sebab kesalahan NPWP yang diisikan ataupun kala konsumen membatalkan transaksi dengan Sobat Klikpajak. 

Posting Komentar

0 Komentar